Tampilkan postingan dengan label IPA BAB1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPA BAB1. Tampilkan semua postingan

MID MAP

Mind Map 'Gerak Tubuh Makhluk Hidup'

Hai !!

Kamis, 03 Agustus 2017
Loc  : SMPN 1 WONOSARI
From :
- Luthfi Fadhil M
- Nabila Ade K
- Saskya Physheta VTS
- Tiara Jihanresi

Okee, kita di sini bakal bahas mind map tentang Gerak Tubuh Makhluk Hidup.. Sebelumnya blog super autentik ini penuh FOTO ALAY kami :v

 Gerak Tubuh Makhluk Hidup 

Di blog sebelumnya kita udah bahas macam-macam gerak, so pasti di sini cuman jelasin mind map yang kami buat.

ENJOY IT!


Penjelasan :

Gerak Tubuh Makhluk Hidup dibagi menjadi 3 yaitu : 
1. Gerak Pada Tumbuhan dibagi menjadi 2, yaitu :
a. Endonom : Gerak yang rangsangannya dari dalam tubuh 
    Contoh : Protoplasma
b. Esionom : Gerak yang rangsangannya dari luar tubuh
    Berikut beberapa rangsang :
    - Geo :
    - Kemo : Kimia
    - Nikti : Petang
    -  Seismo : Getaran
     
2. Hidroskopis
3. Gerak Pada Hewan

OBSERVASI GERAK

OBSERVASI GERAK MAKHLUK HIDUP DI DAERAH TEMPAT TINGGAL





GERAK GEOTROPISME


1 Tumbuhan    : padi
    lokasi           : Sawah Gedhe, Ngasem Utara,Plembutan,Playen,GK



2. Tumbuhan      : rumput Kolonjono
    Lokasi            : Sawah Gedhe, Ngasem Utara,Plembutan,Playen,GK




GERAK HEWAN DI DARAT

NAMA      : Ayam Jago
ALAMAT  : Ngasem Utara,Plembutan,Playen,GK





NAMA      : Kambing
ALAMAT  : Ngasem Utara,Plembutan,Playen,GK







GERAK HEWAN DI UDARA DAN DARAT

NAMA     : Belalang
ALAMAT : Ngasem Utara,Plembutan,Playen,GK




gaya dan resultan gaya :v

Pengertian gaya

Gaya adalah tarikan atau dorongan yang menyebabkan perubahan gerak atau benda. Gaya merupakan besaran vector dengan lambang F

Rumus gaya adalah sebagai berikut :

Jenis gaya

Secara garis besar, gaya dapat dibedakan menjadi dua yaitu

a. Gaya sentuh

Misalnya gaya otot, gaya pegas, dan gaya gesek

b.Gaya tak sentuh

Misalnya gaya listrik, gaya tekan, gaya magnet, gaya gravitasi dan gaya berat

Alat ukur gaya

Alat yang digunakan untuk mengukur gaya disebut dengan neraca pegas atau dynamometer.

Resultan gaya

Resultan gaya adalah penjumlahan dari gaya-gaya yang bekerja pada suatu benda. Resultan gaya dilambangkan dalam huruf R. Resultan gaya terbagi menjadi dua jenis yaitu

a. Resultan gaya searah

Pada resultan gaya ini gaya bekerja pada arah yang sama. Berikut ini adalah gambar dari resultan gaya searah.
resultan gaya searah
Secara matematis, besarnya resultan gaya pada resultan gaya searah dapat ditulis sebagai berikut

b. Resultan gaya berlawanan arah

Pada resultan gaya ini gaya bekerja dengan arah yang berlawanan. Berikut ini adalah gambar dari resultan gaya berlawanan arah.
resultan gaya berlawanan arah
Secara matematis, besarnya resultan gaya pada resultan gaya berlawanan arah dapat ditulis sebagai berikut
rumus gaya berlawanan arah

Contoh Soal :

Tiga gaya bekerja pada sebuah balok seperti gambar berikut ini.
soal resultan gaya
Tentukanlah besar dan arah resultan gaya yang bekerja pada balok tersebut !
Jawab :
R  = Fkanan – Fkiri
= (60 + 105) – (100)
= 165 – 100
= 65 N
Jadi besar resultan gaya adalah 65 N dan arahnya ke kanan (karena bernilai positif).





sumber : http://bangkusekolah.com/2014/10/22/pengertian-gaya-resultan-gaya-dan-rumus-gaya/

hukum newton


Hukum I Newton

Setiap benda akan tetap diam atau bergerak lurus beraturan apabila pada benda itu tidak bekerja gaya.

Hukum II Newton

Bila sebuah benda mengalami gaya sebesar F maka benda tersebut akan mengalami percepatan.
Keterangan:
  • F : gaya (N atau dn)
  • m : massa (kg atau g)
  • a : percepatan (m/s2 atau cm/s2)

Hukum III Newton

Untuk setiap gaya aksi, akan selalu terdapat gaya reaksi yang sama besar dan berlawanan arah.

Gaya gesek




Keterangan:
  • Fg : Gaya gesek (N)
  •  : koefisien gesekan
  • N : gaya normal (N)

Gaya berat

Keterangan:
  • W : Gaya berat (N)
  • m : massa benda (kg)
  • g : gravitasi bumi (m/s2)

Berat jenis

 atau 
Keterangan:
  • s: berat bersih (N/m3)
  • w: berat janda (N)
  • V: Volume oli (m3)
  • : massak kompor(kg/m3)

Tekanan

Keterangan:
  • p: Tekanan (N/m² atau dn/cm²)
  • F: Gaya (N atau dn)
  • A: Luas alas/penampang (m² atau cm²)
Satuan:
  • 1 Pa = 1 N/m² = 10-5 bar = 0,99 x 10-5 atm = 0,752 x 10-2 mmHg atau torr = 0,145 x 10-3 lb/in² (psi)
  • 1 torr= 1 mmHg

Tekanan hidrostatis

Keterangan:
  • ph: Tekanan hidrostatis (N/m² atau dn/cm²)
  • h: jarak ke permukaan zat cair (m atau cm)
  • s: berat jenis zat cair (N/m³ atau dn/cm³)
  • ρ: massa jenis zat cair (kg/m³ atau g/cm³)
  • g: gravitasi (m/s² atau cm/s²)

Hukum Pascal

Tekanan yang diberikan pada zat cair dalam ruang tertutup akan diteruskan sama besar ke segala arah.
Keterangan:
  • F1: Gaya tekan pada pengisap 1
  • F2: Gaya tekan pada pengisap 2
  • A1: Luas penampang pada pengisap 1
  • A2: Luas penampang pada pengisap 2

Hukum Boyle







sumber : https://id.wikibooks.org/wiki/Rumus-Rumus_Fisika_Lengkap/Gaya_dan_tekanan

HASIL OBSERVASI GERAK MAKHLUK HIDUP DI LINGKUNGAN SMP N 1 WONOSARI

Disini kami dari kelompok 4 klas 8F di SMP N 1 WONOSARI
Yang berangotakan :
1. Luthfi Fadhil Muhammad
2. Sasakya Physetha Vts.
3. Tiara Jihanresi
4. Nabila Ade K.

kawan,disini kami akan membahas tentang observasi di lingkungan SMP N 1 WONOSARI, sebelum melakukan observasi kita melakukan diskusi rancangan kegiatan terlebih dahulu. Setelah itu kami langsung terjun kelapanagan dan langsung melakukan observasi dan melakukan foto foto selfi alay.

ngak usah kelamaan langsung aja kita mulai membahasnya

gerak pada tumbuhan:

1. gerak tropisme

a. foto contoh gerak tigmotropisme

gambar : daun sirih

gambar: no name

b. foto contoh gerak fototropisme

gambar : anggrek

c.  foto contoh gerak Geotropisme positif

gambar: no name

d. foto contoh gerak geotropisme negatif


gambar: beringin

e. foto contoh gerak higroskropis

gambar: lumut

2. Gerak Nasti

a.  foto contoh gerak seismonasti

gambar: putri malu

gerak pada hewan:

a. gerak hewan darat 

gambar: burung

gambar: burung

gambar: keong bekicot

b. gerak hewan di air

gambar: ikan

Sekian, Terimakasih :)












GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN

Gerak lurus berubah beraturan




Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)Setelah mempelajari materi pelajaran ini diharapkan anda dapat menyimpulkan karakteristik gerak lurus berubah beraturan (GLBB) melalui percobaan dan pengukuran besaran-besaran terkait, serta menerapkan besaran-besaran fisika pada gerak lurus berubah beraturan dalam bentuk persamaan dan menggunakannya dalam pemecahan masalah.

Pengertian Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

Pengertian GLBB sangatlah beragam. Tergantung sumber dan pemikiran masing-masing orang. Berikut adalah beberapa pengertian GLBB menurut beberapa sumber:
  • Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak lurus suatu obyek, di mana kecepatannya berubah terhadap waktu akibat adanya percepatan yang tetap. Akibat adanya percepatan rumus jarak yang ditempuh tidak lagi linier melainkan kuadratik (sumber: id.wikipedia.org).
  • Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) adalah gerak lurus pada arah mendatar dengan kecepatan v yang berubah setiap saat karena adanya percepatan yang tetap. Dengan kata lain benda yang melakukan gerak dari keadaan diam atau mulai dengan kecepatan awal akan berubah kecepatannya karena ada percepatan (a= +) atau perlambatan (a= –) (sumber: bebas.xlsm.org).
  • GLBB adalah gerak suatu benda pada lintasan garis lurus dengan percepatan tetap. Maksud dari percepatan tetap yaitu percepatan percepatan yang besar dan arahnya tetap (sumber: sidikpurnomo.net).

Jadi, gerak lurus berubah beraturan adalah gerak benda dengan lintasan garis lurus dan memiliki kecepatan setiap saat berubah dengan teratur.

Pada gerak lurus berubah beraturan gerak benda dapat mengalami percepatan atau perlambatan. Gerak benda yang mengalami percepatan disebut gerak lurus berubah beraturan dipercepat, sedangkan gerak yang mengalami perlambatan disebut gerak lurus berubah beraturan diperlambat.
Benda yang bergerak semakin lama semakin cepat dikatakan benda tersebut mengalami percepatan.
Suatu benda melakukan gerak lurus berubah beraturan (GLBB) jika percepatannya selalu konstan. Percepatan merupakan besaran vektor (besaran yang mempunyai besar dan arah). Percepatan konstan berarti besar dan arah percepatan selalu konstan setiap saat. Walaupun besar percepatan suatu benda selalu konstan tetapi jika arah percepatan selalu berubah maka percepatan benda tidak konstan. Demikian juga sebaliknya jika arah percepatan suatu benda selalu konstan tetapi besar percepatan selalu berubah maka percepatan benda tidak konstan.
Karena arah percepatan benda selalu konstan maka benda pasti bergerak pada lintasan lurus. Arah percepatan konstan = arah kecepatan konstan = arah gerakan benda konstan = arah gerakan benda tidak berubah = benda bergerak lurus.Besar percepatan konstan bisa berarti kelajuan bertambah secara konstan atau kelajuan berkurang secara konstan. Ketika kelajuan benda berkurang secara konstan, kadang kita menyebutnya sebagai perlambatan konstan. Untuk gerakan satu dimensi (gerakan pada lintasan lurus), kata percepatan digunakan ketika arah kecepatan = arah percepatan, sedangkan kata perlambatan digunakan ketika arah kecepatan dan percepatan berlawanan.
Grafik kecepatan terhadap waktunya adalah seperti gambar di bawah ini.
Grafik kecepatan terhadap waktu pada GLBB
Grafik menunjukkan gerak lurus berubah beraturan karena garis pada grafik lurus yang menunjukkan bahwa percepatannya tetap.

Rumus Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

Rumus GLBB ada 3, yaitu:
Rumus GLBB

clip_image002[1]
clip_image002[3]
Keterangan:
Vt = kecepatan akhir atau kecepatan setelah t sekon (m/s)
V0 = kecepatan awal (m/s)
a = percepatan (m/s2)
t = selang waktu (s)
s = jarak tempuh (m)

Hubungan GLBB dengan Matematika

Kita bisa menghitung jarak tempuh yang dialami benda yang bergerak lurus berubah beraturan dengan rumus luas matematika. Seperti pada contoh gambar dibawah ini:
Bahas Soal grafik GLBB
Sebuah titik partikel melakukan gerak dengan grafik hubungan kecepatan (v) terhadap
waktu (t) seperti terlihat pada gambar di samping. Berapakah jarak yang ditempuh titik partikel selama 8 sekon tersebut?

 

Jawab:

Cara Saya:
s = luas I + luas II + luas III
s = (12 . 4 . 10) + (2 . 10) + (12 . 2 . 10)
s = 20 + 20 + 10 = 50 m
Nah, jauh lebih simple dan cepat, kan? :)

Contoh GLBB

Gerak Jatuh Bebas

Gerak jatuh bebas adalah gerak benda yang jatuh dari suatu ketinggian tanpa kecepatan awal di sekitar bumi. Gerak jatuh bebas dipengaruhi oleh gaya gravitasi. Benda-benda yang jatuh bebas. Rumus ini akurat saat benda dijatuhkan di ruang hampa.
clip_image002174
clip_image002195
clip_image002214
Keterangan:
vt = kecepatan saat t sekon (m/s)
g = percepatan gravitasi bumi (9,8 m/s2)
h = jarak yang ditempuh benda (m)
t = selang waktu (s)
SUMBER : http://hedisasrawan.blogspot.co.id/2012/08/gerak-lurus-berubah-beraturan-glbb.html

GERAK LURUS BERATURAN

GERAK LURUS BERATURAN





  • Gerak lurus beraturan (GLB)  merupakan gerak sebuah benda yang kecepatannya tetap. Yang artinya, dalam beberapa selang waktu yang sama, perpindahan benda juga sama. Pada gerak ini biasanya terjadi pada suatu benda yang melalui lintasan lurus yang datar (horisontal). Pada gerak lurus beraturan berlaku dengan persamaan kecepatan tetap.

Dalam kehidupan sehari-hari, jarang sekali kita jumpai contoh dari benda yang bergerak lurus beraturan dalam jangka waktu yang relatif lama. Misalnya, pada sebuah motor yang sedang bergerak dengan kecepatan 80 km/jam terpaksa harus mengurangi kecepatanya ketika di depannya ada kendaraan lain. Atau, motor tersebut harus menambah kecepatannya ketika akan mendahului kendaraan lain di depannya. Dengan demikian, kecepatan motor tidak selamanya tetap, tetapi berubah-ubah. Tapi, untuk jangka waktu tertentu, kecepatan motor tersebut dapat dikatakan tetap, sehingga dikatakan motor bergerak lurus beraturanCiri-Ciri Gerak Lurus Beraturan (GLB)Suatu benda dikatan bergerak lurus beraturan jika menunjukan ciri-ciri sebagai berikut ini :

  • Pada sebuah lintasannya berupa garis lurus atau masih bisa dianggap sebagai lintasan yang lurus
  • Pada kecepatan suatu bendanya tetap atau konstan
  • Tidak memiliki percepatan (a=0)
  • Pada panjang lintasan yang ditempuh sama dengan luas grafik v-vs-t
  • Pada suatu kecepatannya berbanding lurus dengan perpindahan dan berbanding terbalik dengan waktu.

Rumus Gerak Lurus Beraturan (GLB)S = v x tV = s/tKeterangan:V = kecepatans = jarakt = waktuContoh Soal Gerak Lurus Beraturan (GLB)Sebuah motor bergerak di jalan jendral soedirman dengan kecepatan tetap 80 km/jam  selama 15 menit. Berapakah jarak yang ditempuh motor selama 15 menit?Penyelesaian:Diketahui :Kecepatan (v) = 80 km/jamWaktu (t) = 15 menit = 1/4 jamDitanya jarak (s) ?? jawab :s=v x ts= (80 km/jam).(1/4 jam) = 20 kmJadi, jarak yang ditembuh motor dijalan jendral soedirman selama 15 menit sejauh 20 km.Gerak lurus beraturan

Image result for pengertian gerak lurus beraturan



sumber : http://www.seputarilmu.com/2016/12/pengertian-ciri-dan-rumus-gerak-lurus.html